Memahami Sudut Pandang Ekonomi dalam Penilaian Suatu Pohon

akasia 00 300x190 Memahami Sudut Pandang Ekonomi dalam Penilaian Suatu Pohon
Acacia trees used for pulp and paper plants, outside Tesso Nilo National Park

Penilaian sumberdaya hutan merupakan studi tentang metodologi dan konsep penentuan nilai dari sumberdaya hutan. Seperti telah dijelaskan di muka, langkah pertama untuk untuk memperoleh nilai dari sumberdaya hutan adalah dengan melakukan identifikasi terhadap berbagai jenis manfaat yang dihasilkan dari sumberdaya hutan. Keberadaan setiap jenis manfaat ini merupakan indikator adanya nilai yang menjadi sasaran penilaian. Setiap indikator nilai (komponen sumberdaya hutan) ini dapat berupa barang hasil hutan, jasa dari fungsi ekosistem hutan maupun atribut yang melekat pada hutan tersebut dalam hubungannya dengan sosial budaya masyarakat (Nurfatriani 2007).
Nilai (harga) sumberdaya hutan berkaitan dengan fungsinya bagi pemenuhan kebutuhan baik secara langsung (pemenuhan konsumsi dan kesenangan) maupun tidak langsung (sebagai penyeimbang ekosistem demi kelestarian kehidupan). Nilai adalah merupakan persepsi manusia, tentang makna suatu objek (sumberdaya hutan), bagi orang atau individu tertentu, tempat dan waktu tertentu pula. Oleh karena itu nilai sumberdaya hutan yang dinyatakan oleh suatu masyarakat di tempat tertentu akan beragam, tergantung kepada persepsi setiap anggota masyarakat tersebut, demikian juga keragaman nilai akan terjadi antara masyarakat yang berbeda (Field dan Martha 2002). Read more

Serah Terima Jabatan Ketua FMSC Periode 2015/2016

20161130 054430 1 300x225 Serah Terima Jabatan Ketua FMSC Periode 2015/2016Kepengurusan FMSC Periode 2015/2016 telah melaksanakan demissioner tepat di tanggal 29 November 2016. proses demissioner dilakukan dengan musyawarah besar anggota FMSC dan dibarengi oleh penyampaian laporan pertanggungjawaban oleh setiap divisi FMSC selama satu tahun kepengurusan. Setelah agenda tersebut , resmilah kepengurusan FMSC 2015/2016 melepaskan jabatanya atau biasa disebut dengan demissioner. Kegiatan belum selesai disini, karena setelah demissioner FMSC dalam keadaan kekososngan kepengurusan dan harus melakukan kaderisasi atau pengisian kepengurusan dalam waktu dekat. Read more

Seminar Hasil Ekspedisi FMSC 2016

fmsc 300x272 Seminar Hasil Ekspedisi FMSC 2016Seminar Hasil Ekspedisi FMSC merupakan program kerja terkahir FMSC tahun 2016. Program kerja ini merupakan kegiatan pemaparan hasil ekspedisi FMSC yaitu EHHBK (Eksplorasi Hasil Hutan Bukan Kayu) dan ESM (Ecological Social Mapping) serta press release beberapa program kerja FMSC, diantaranya BHR (Bina Hutan Rakyat) dan Study Banding FMSC – UPM (Universiti Putera Malaysia). Kegiatan seminar ini dilaksanakan pada hari minggu 27 November 2016 bertempat di Auditorium FMIPA (Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam) IPB. Agenda seminar diawali oleh hiburan berupa seni tari . selanjuntya agenda yang dialukan berupa tilawah oleh M. Salas (MNH 51) dan sambutan sambutan diantaranya pembina FMSC 2015/2016 Dr. Ir. Ahmad Budiaman, M.Sc F.Trop, Ketua FMSC 2015 Priyandi Prawiro (MNH 50) dan ketua pelaksana seminar hasil ekspedisi FMSC 2016 Senza fajri (MNH 50). Setelah itu, agenda langsung dilanjutkan dengan pemaparan hasil ekspedisi ESM (Ecological Social Mapping) dan EHHBK (Eksplorasi Hasil Hutan Bukan Kayu). Pemaparan hasil ini dimoderatori oleh Faris Almay (MNH 49). Read more

Anugrah Nurman Ibrahim, Mahasiswa Departemen Manajemen Hutan Terpilih sebagai Delegasi IAAS ke Eropa

Untitled Anugrah Nurman Ibrahim, Mahasiswa Departemen Manajemen Hutan Terpilih sebagai Delegasi IAAS ke Eropa“Aku menjadi bagian dari sesuatu hal kemudian mendapatkan banyak hal dari sesuatu tersebut”

Nampaknya kalimat tersebut tepat dengan pengalaman yang telah didapatkan di IAAS (International Association of  Students in Agricultural and Related Sciences) oleh seorang mahasiswa di Departemen Manajemen Hutan Fakultas Kehutanan IPB angkatan 50. Ia telah bergabung dengan IAAS semenjak tingkat awal perkuliahan di IPB, sebut saja TPB (Tingkat Persiapan Bersama) yang sekarang berubah namanya menjadi PPKU (Program Pendidikan Kompetensi Umum).

IAAS merupakan asosiasi mahasiswa terbesar di dunia dalam bidang pertanian dan ilmu lain yang terkait, didirikan pada tahun 1957. Sejak 58 tahun terakhir ini, IAAS telah berkembang menjadi organisasi besar dengan 30 anggota negara dan lebih dari 10.000 anggota aktif. Adapun IAAS di Indonesia didirikan pada tanggal 29 Desember 1992 dan IAAS di Indonesia pada tahun 2015 yang lalu telah beranggotakan lebih dari 800 anggota aktif yang tersebar menjadi delapan Lokal Komiter di seluruh universitas negeri, seperti IAAS LC UNPAD, IAAS LC UNLAM, IAAS  LC IPB, IAAS LC UGM, IAAS LC UNS, IAAS LC UNDIP, IAAS LC UB, dan IAAS LC UNRAM. Secara umum tujuan IAAS adalah untuk mengajak generasi muda berbagi dan bertukar pikiran tentunya mengenai pertanian dan ilmu terkait. Read more

Riung FMSC 2016

fmsc 300x272 Riung FMSC 2016RIUNG FMSC? Riung FMSC merupakan acara perkenalan himpro FMSC bagi mahasiswa Departemen Manajemen Hutan angkatan baru. Setiap mahasiswa baru yang masuk Departemen Manajemen Hutan wajib mengikuti acara ini. sebelumnya acara ini dikenal dengan nama Temu Manager, namun dengan mengingat tujuan diadakan acara ini kembali dirasa perlu membuat nama baru maka tercetuslah nama Riung FMSC yang artinya berkumpulnya anggota baru di dalam wadah FMSC. Acara ini didesain sedemikian rupa dengan berbagai rangkaian acaranya untuk memperkenalkan FMSC. Bukan hanya sekedar mengenalkan FMSC ke peserta baru tetapi untuk lebih menanamkan esensi rasa kekompakan, kebersamaan, dan kekeluargaan diantara anggota FMSC sehingga dapat menjadi generasi yang akan membawa FMSC semakin baik kedepannya. Acara ini ada di bawah program kerja divisi PSDM FMSC 2016. Divisi ini bertugas untuk mengembangkan sumberdaya manusia yang ada di FMSC baik itu bersifat internalnya maupun mengembangkan softskill dari anggotanya agar profesional dalam menjalankan tugas dan amanah yang dibebankan kepada anggota FMSC. Read more