Month: September 2017

FMSC Lakukan Kunjungan Ke Badan Informasi Geospasial

DSC 0132 150x150 FMSC Lakukan Kunjungan Ke Badan Informasi GeospasialBadan Informasi Geospasial atau BIG merupakan lembaga pemerintahan non kementerian yang berada di bawah dan bertanggung jawab secara langsung kepada presiden. Lembaga ini sengaja dibentuk untuk membantu pemerintah dalam melaksanakan tugas pemerintahan di bidang informasi geospasial dasar. Tahun 1938 di bawah pemerintahan Hindia Belanda, BIG mulai didirikan dengan sebutan Permanter Kaarterings-Commissie (Komisi Tetap untuk Pemetaan). Namun pada tahun-tahun selanjutnya komisi ini terus mengalami perubahan hingga pada tahun 1969 namanya berubah menjadi Badan Komando Survei dan Pemetaan Nasional (BAKOSURTANAL) berdasarkan Kepres No. 63 Tahun 1969. Tahun 2011, berdasarkan amanat Undang-Undang Pasal 22 Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial, BIG lahir sebagai pengganti BAKOSURTANAL. Lahirnya BIG ini ditandai dengan penandatanganan Peraturan Presiden Nomor 94 Tahun 2011 mengenai Badan Informasi Geospasial. Prof. Dr. Ir. Hasanuddin Z. Abidin, M.Sc. Eng. yang saat ini memiliki kedudukan selaku kepala utama BIG membangun visi utama BIG yakni menjadi integrator penyelenggaraan informasi geospasial sebagai landasan pembangunan Indonesia. Read more

Inventarisasi Hutan

Forest inventory Inventarisasi HutanInventarisasi hutan adalah sebuah proses untuk mendapatkan informasi mengenai kualitas dan kuantitas sumber daya hutan. Inventarisasi hutan pun menjadi pondasi dalam perencanaan hutan dan kebijakan hutan. Konsep terdahulu mengenai manajemen hutan berkelanjutan dan inventarisasi hutan berfokus pada produksi kayu, sedangkan manajemen hutan dan inventarisasi hutan modern mengenai berbagai macam fungsi hutan dalam pemahaman hutan sebagai suatu ekosistem.

Hutan harus dikelola secara bijak, tidak hanya untuk proteksi lingkungan dan jasa lingkungan yang lain, tetapi juga berbagai produk dan bahan mentah industri. Di beberapa bagian di bumi, laju pengurangan sumber daya biologis lebih tinggi daripada laju regenerasinya. Read more

Mencegah Kebakaran Hutan dan Kabut Asap

Indonesia forest fire Mencegah Kebakaran Hutan dan Kabut AsapApa yang kami bisa lakukan unutk memecahkan siklus kebakaran hutan untuk jangka waktu lama ?

Bagaimana seharusnya kita menempatkan oknum-oknum dan mencapai solusi yang lestari untuk hutan Indonesia ?

Kebakaran untuk bidang pertanian merupakan suatu anugerah. Alat paling efektif untuk petani miskin adalah membakar lahan, kebakaran menjadi kunci bagi produksi makanan untuk ribuan tahun. Pada tahun 2000, kebakaran vegetasi mencapai 350 juta ha atau sekitar 3% dari luas daratan di dunia, kebanyakan hal ini terjadi di sub-sahara Afrika. Keuntungan dari kebakaran ini harus diakui. Tentu saja, perlindungan hutan dalam hal ini penanganan kebakaran secara tepat menjadi suatu peran yang penting dalam berbagai lanskap dan pengaturan ekologi. Read more

Perlindungan Hutan

forests are at risk Perlindungan HutanHutan merupakan suatu ekosistem yang sangat bermanfaat bagi manusia. Sayangnya keberadaan hutan jarang diperhatikan oleh banyak orang. Hanya orang-orang tertentu yang mengerti dan paham akan berartinya hutan untuk kehidupan. Hutan di dunia perlu dijaga, apabila hutan Indonesia yang tiap tahunnya mengalami deforestasi ribuan hektar terus dibiarkan maka dunia akan semakin tidak nyaman dihuni. Berdasarkan hal itu harus ada perlindungan bagi hutan.

Hutan berdasarkan asal mulanya dibagi menjadi dua, yaitu hutan alam dan hutan tanaman (hutan buatan). Hutan alam adalah hutan yang vegetasinya tumbuh secara alami tanpa campur tangan manusia, sedangkan hutan tanaman adalah hutan yang sebagian besar tumbuhan dalam kawasan tersebut hasil dari penanaman oleh manusia.

Read more