Pembekalan Metode Inventarisasi Sediaan Karbon Hutan Rakyat dengan Pendekatan Remote Sensing

IMG 20180809 WA0038 300x300 Pembekalan Metode Inventarisasi Sediaan Karbon Hutan Rakyat dengan Pendekatan Remote SensingDalam RPJM 2015-2019, Ditjen PDAS HL menargetkan adanya produksi hutan rakyat yang semakin meningkat dan menargetkan capaian potensi sekitar 100 juta m3 pada tahun 2019.  Peranan hutan rakyat saat ini sangat signifikan dalam pemenuhan bahan baku industri kecil dan menengah.  Sejalan dengan isu pemanasan global dan perubahan iklim, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berkepentingan dalam meningkatkan kemampuan sumberdaya manusia tingkat teknisi di setiap Balai, BPDAS HL  yang ada di seluruh Indonesia yang saat ini berjumlah 34 balai.   Salah satu program peningkatan kemampuan ini adalah melalui pembekalan metode pendugaan biomasa hutan rakyat menggunakan penginderaan jauh. 

Dalam kerjasama ini, ada 36 orang peserta teknisi GIS serta 12 orang kepala seksi evaluasi, serta 9 orang staf Direktorat KTA.   Dalam pelatihan yang pengantar teori dan praktek pengolahan datanya diselenggarakan di Denpasar Bali ini, diberikan pengantar teori dan pelatihan selama 16 jam di dalam kelas dan 8 jam di lapangan.  Praktek lapang dilaksanakan di Desa Tenganan Pegringsingan, Karangasem Bali, sebuah desa yang memegang teguh adat istiadat (awig-awig) terkait pelestarian lingkungan dan hutan desanya.  

IMG 20180809 WA0039 300x225 Pembekalan Metode Inventarisasi Sediaan Karbon Hutan Rakyat dengan Pendekatan Remote SensingPelatihan yang diketuai oleh Prof Dr Ir I Nengah Surati Jaya (Bidang keahlian Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis Kehutanan, Kepala Divisi Perencanaan Kehutanan, Departemen Manajemen Hutan, Fahutan IPB) ini melibatkan sejumlah intruktur dan asisten struktur yang berpengelaman di bidangnya, di antaranya adalah Dr Tatang Tiryana (Ahli biometrika hutan), Ir Suwarno Sutarahardja (Ahli Inventarisasi Hutan), Dr Muhdin MSc (Ahli Ukur Hutan), Uus Saeful M, SHut (Asisten GIS), M Faid Manan SHut Msi (Asisten Remote Sensing), Dwi Aprianto Shut (Asisten Remote Sensing) .  Pelatihan ini dibuka dengan pembicara kunci Dekan Fakultas Kehutanan IPB, Dr Rhinekso Soekmadi, dan dibuka oleh Direktur Konservasi Tanah dan Air, Dr. M Firman, M.Fors.  Selama pelatihan, peserta sangat aktif berdiskusi dengan instruktur dan asisten instruktur serta berbagi pengalaman bagaimana membuat informasi terkait pemetaan biomasa dan karbon yang berasal dari hutan rakyat.  Partisipasi peserta sangat luar biasa, karena semua peserta mengikuti pelatihan ini dari awal pembukaan sampai dengan sehari sebelum pelaksanaan praktek di lapangan.   Semoga hutan rakyat semakin memberikan kontribusi baik ekonomi maupun lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *