Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis dalam Menduga Stok Karbon dan Potensi Tegakan di Ekosistem Hutan Rawa Gambut

semenanjung kampar 300x196 Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis dalam Menduga Stok Karbon dan Potensi Tegakan di Ekosistem Hutan Rawa Gambut

Ekosistem hutan rawa gambut merupakan suatu jenis ekosistem hutan rawa yang selalu tergenang sepanjang tahun, dengan karakteristik kondisi tanah yang mempunyai tingkat keasaman yang sangat ekstrem dimana pH tanah di bawah angka 3, sehingga secara alami flora yang tumbuh di hutan rawa gambut adalah jenis flora yang khas dan toleran terhadap keasaman yang tinggi. Ekosistem gambut merupakan ekosistem yang sangat unik dan sebagai penyimpanan karbon sebanyak 46 Gt ( Page et al 2002). Lahan rawa gambut di daerah tropis mencakup areal seluas 38 juta hektare, dari total seluas 200 juta hektar yang terdapat di dunia. Menurut Puslittanak (1981) luas lahan gambut di indonesia adalah 26,5 juta hektare, dengan perinciian di sumatera 8,9 juta hektare, kalimantan 6,5 hektare, papua 10,5 juta hektare dan lainya 0,2 juta hektare. Read more

Hutan Produksi: Pengertian, Jenis, Sebaran, dan Peraturan

Hutan Produksi Hutan Produksi: Pengertian, Jenis, Sebaran, dan PeraturanIndonesia merupakan negara yang dianugrahi hutan yang sangat luas dan beragam jenisnya. Hutan itu sendiri merupakan suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan (UU No. 41 Tahun 1999).

Pada dasarnya hutan memiliki tiga fungsi pokok yaitu fungsi lindung, fungsi konservasi, dan fungsi produksi. Hutan yang memiliki fungsi produksi disebut sebagai hutan produksi. Hutan produksi di Indonesia sebagian besar berupa hutan alam atau hutan rimba yang dieksploitasi dalam rangka Hak Pengusahaan Hutan (HPH). Selain itu, hutan produksi dapat berupa hutan buatan atau hutan tanaman misalnya hutan jati dan hutan mahoni di Pulau Jawa serta hutan pinus di Sumatera Utara.

Read more

Perhutanan Sosial: Pengertian, Skema, PIAPS, dan Implementasi

Masyarakat Sekitar Hutan 300x150 Perhutanan Sosial: Pengertian, Skema, PIAPS, dan ImplementasiPerhutanan sosial merupakan program yang saat ini mejadi salah satu fokus utama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia. Perhutanan sosial sendiri memiliki tujuan untuk menyejahterakan masyarakat sekitar hutan.

Program ini dilatarbelakangi karena pada saat sekarang pemerintah dalam hal ini pemerintah pusat yang diwakili oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memiliki 2 agenda besar. Sebanyak dua agenda besar tersebut adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan dan juga penciptaan model pelestarian hutan yang efektif. Agenda besar dari KLHK ini menjadi fokus utama dalam program-program yang akan dijalankan nantinya. Read more

Kebakaran Hutan: Kekompakan Bahan Bakar Faktor Penentu Perilaku Api

Kebakaran Lahan dan Hutan Kebakaran Hutan: Kekompakan Bahan Bakar Faktor Penentu Perilaku ApiKebakaran hutan dan lahan adalah suatu peristiwa, baik alami maupun oleh perbuatan manusia yang ditandai dengan penjalaran api dengan bebas serta mengonsumsi bahan bakar hutan dan lahan yang dilaluinya (Adinugroho et al. 2004). Kebakaran hutan dan lahan bukan hanya berakibat pada skala lokal atau nasional, tetapi bisa berakibat pada skala regional yang cakupannya lebih luas dari skala nasional (Heriyanto et al. 2015).

Kebakaran di Indonesia hampir selalu terjadi pada musim kemarau. Akibat dari bencana kebakaran ini seringkali bukan hanya sektor kehutanan yang mengalami kerugian, namun sektor lain pun merasakan dampak kebakaran ini. Sektor transportasi udara akan sangat terganggu jadwal penerbangannya akibat kabut asap, indeks kualitas udara akan menurun akibat besarnya polutan, emisi gas rumah kaca akan meningkat dan menyebabkan pemanasan global, serta hubungan dengan negara tetangga akan memburuk akibat negara tetangga mendapatkan dampak negatif kebakaran hutan ini juga. Read more

Analisis vegetasi: Species-Area Relationship

Pepohonan Analisis vegetasi: Species Area RelationshipVegetasi adalah kumpulan tumbuh-tumbuhan, biasanya terdiri dari beberapa jenis yang hidup bersamaan pada suatu waktu dan tempat. Mekanisme kehidupan dalam vegetasi terdapat interaksi yang erat, baik di antara individu penyusun vegetasi itu sendiri maupun dengan organisme lainnya sehingga merupakan suatu sistem hidup yang dinamis (Sagala 1997).

Vegetasi ini biasanya membentuk suatu ekosistem yang khas dan berbeda dengan ekosistem lainnya. Vegetasi ini pula yang mencirikan suatu ekosistem, misalkan di ekosistem savana vegetasi dominan adalah rumput-rumputan dan tanaman bawah, di ekosistem pegunungan bawah didominasi oleh vegetasi berupa pepohonan, dan di ekosistem mangrove memiliki contoh vegetasi tanaman yang tahan terhadap kadar garam yang cukup tinggi. Read more