Jadwal Kegiatan SNMPTN dan SBMPTN 2017

Jadwal Kegiatan SNMPTN 2017 
KegiatanWaktu
Launching SNMPTN13 Januari 2017
Pengisian PDSS14 Januari ? 10 Februari 2017
Verifikasi PDSS15 Januari - 12 Februari 2017
Pendaftaran21 Februari - 6 Maret 2017
Proses Seleksi16 Maret - 15 April 2017
Pengumuman Kelulusan26 April  2017
Pendaftaran Ulang Peserta yang Lulus SNMPTN16 Mei 2017 (Bersamaan Ujian Tertulis SBMPTN)
Jadwal Kegiatan SBMPTN 2017
KegiatanWaktu
Launching SBMPTN13 Januari 2017
Pendaftaran (PBT & CBT)11 April ? 5 Mei 2017
Ujian Tertulis (PBT & CBT)16 Mei 2017
Ujian Keterampilan17 atau 18 Mei 2017
Pengumuman SBMPTN13 Juni 2017

Yuk Kenali Kelompok Studimu Lebih Dekat! (bagian 1: Kelompok Studi Pemanfaatan)

6573846385 wheeled loader moving tree logs 1 300x200 Yuk Kenali Kelompok Studimu Lebih Dekat! (bagian 1: Kelompok Studi Pemanfaatan)Kelompok Studi Pemanfaatan merupakan subdivisi dari divisi Keprofesian pada Himpunan profesi Forest Management Students’ Club (FMSC) Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor. Kelompok studi ini memfokuskan kegiatan dalam memanfaatkan sumber daya hutan. Kelompok Studi Pemanfaatan memberikan pengetahuan serta tata cara dalam memanfaatkan sumber daya hutan dengan benar dan lestari, melalui Kelompok Studi Pemanfaatan mahasiswa Manajemen Hutan dapat menerapkan atau mempraktikan secara langsung di lapang dari materi yang sudah dipelajari dalam perkuliahan, Ruang lingkup Pemanfaatan yaitu mencakup Pengembangan metode dan teknik perencanaan pemanfaatan sumberdaya hutan, Pengembangan teknologi pemanfaatan sumberdaya hutan ramah lingkungan, Pengembangan teknik analisis kuantitatif dan kualitatif pemanfaatan sumberdaya hutan, Pengembangan sistem dan teknologi pemanfaatan hasil hutan non kayu, Pengembangan sistem dan teknologi pemanfaatan jasa hutan (misalnya karbon), Pengembangan metode dan teknik penanganan dampak lingkungan akibat pemanfaatan sumberdaya hutan. Read more

Model Pengelolaan Hutan Lewat Konsep Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH)

Tata kelola hutan lestari tidak dapat dilepaskan dari unsur pengelola.  Hutan yang hanya diorentasikan kepada pemanfaatan hutan melalui pemberian izin semata dengan cara membagi-bagi seluruh kawasan hutan produksi. Tata kelola harus dilihat dari proses keserasian antara pengukuhan dan penetapan kawasan hutan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP), sehingga pengelolaan hutan dilihat sebagai sebuah “landscape” ekonomi, politik, sosial dan tata ruang yang utuh.

Analisis BAPPENAS di tahun 2010 terkait permasalahan mendasar pada sektor kehutanan Indonesia menunjukan bahwa tata kelola yang buruk, ketidakjelasan hak tenurial, serta lemahnya kapasitas dalam manajemen hutan (termasuk penegakan hukum) menjadi permasalahan mendasar pengelolaan hutan di Indonesia. Read more

Memahami Sudut Pandang Ekonomi dalam Penilaian Suatu Pohon

akasia 00 300x190 Memahami Sudut Pandang Ekonomi dalam Penilaian Suatu Pohon
Acacia trees used for pulp and paper plants, outside Tesso Nilo National Park

Penilaian sumberdaya hutan merupakan studi tentang metodologi dan konsep penentuan nilai dari sumberdaya hutan. Seperti telah dijelaskan di muka, langkah pertama untuk untuk memperoleh nilai dari sumberdaya hutan adalah dengan melakukan identifikasi terhadap berbagai jenis manfaat yang dihasilkan dari sumberdaya hutan. Keberadaan setiap jenis manfaat ini merupakan indikator adanya nilai yang menjadi sasaran penilaian. Setiap indikator nilai (komponen sumberdaya hutan) ini dapat berupa barang hasil hutan, jasa dari fungsi ekosistem hutan maupun atribut yang melekat pada hutan tersebut dalam hubungannya dengan sosial budaya masyarakat (Nurfatriani 2007).
Nilai (harga) sumberdaya hutan berkaitan dengan fungsinya bagi pemenuhan kebutuhan baik secara langsung (pemenuhan konsumsi dan kesenangan) maupun tidak langsung (sebagai penyeimbang ekosistem demi kelestarian kehidupan). Nilai adalah merupakan persepsi manusia, tentang makna suatu objek (sumberdaya hutan), bagi orang atau individu tertentu, tempat dan waktu tertentu pula. Oleh karena itu nilai sumberdaya hutan yang dinyatakan oleh suatu masyarakat di tempat tertentu akan beragam, tergantung kepada persepsi setiap anggota masyarakat tersebut, demikian juga keragaman nilai akan terjadi antara masyarakat yang berbeda (Field dan Martha 2002). Read more

Serah Terima Jabatan Ketua FMSC Periode 2015/2016

20161130 054430 1 300x225 Serah Terima Jabatan Ketua FMSC Periode 2015/2016Kepengurusan FMSC Periode 2015/2016 telah melaksanakan demissioner tepat di tanggal 29 November 2016. proses demissioner dilakukan dengan musyawarah besar anggota FMSC dan dibarengi oleh penyampaian laporan pertanggungjawaban oleh setiap divisi FMSC selama satu tahun kepengurusan. Setelah agenda tersebut , resmilah kepengurusan FMSC 2015/2016 melepaskan jabatanya atau biasa disebut dengan demissioner. Kegiatan belum selesai disini, karena setelah demissioner FMSC dalam keadaan kekososngan kepengurusan dan harus melakukan kaderisasi atau pengisian kepengurusan dalam waktu dekat. Read more