MENGANALISIS SEGI KEBAKARAN HUTAN DI INDONESIA MELALUI SUDUT PANDANG DEMOGRAFI

hutan 300x200 1 300x200 MENGANALISIS SEGI KEBAKARAN HUTAN DI INDONESIA MELALUI SUDUT PANDANG DEMOGRAFIKebakaran hutan dan lahan di Indonesia telah menyerupai agenda tahunan yang rutin terjadi. Puncaknya terjadi sekitar September atau Oktober. Deforestasi dan berulangnya kebakaran membuat bentang alam Indonesia menjadi lebih rentan akan kebakaran. Pantauan satelit modis hingga Jumat, (3/7/15) setidaknya terpantau 203 titik api. Padahal Presiden Joko Widodo pernah mengeluarkan pernyataan bahwa tahun ini bebas asap, tetapi mengapa kebakaran hutan dan lahan masih saja terjadi? Read more

MENGENAL PROSEDUR PERIZINAN PEMBUKAAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT

kebun sawit MENGENAL PROSEDUR PERIZINAN PEMBUKAAN PERKEBUNAN KELAPA SAWITApa yang kalian bayangkan ketika mendengar tentang kelapa sawit? Minyak olahannya? Atau perkebunannya yang luas? Ya, tanaman kelapa sawit memang merupakan salah satu industi pertanian yang strategis. Tanaman kelapa sawit berasal dari pesisir Afrika Barat yang masuk ke Indonesia lalu ditanam di Kebun Raya Bogor pada tahun 1848. Mulai tahun 1911, Kelapa sawit mulai diusahakan secara komersial dan berkembang cukup pesat pada tahun 1939 setelah diusahakan oleh 66 perusahaan perkebunan kelapa sawit dengan total area 100 ribu hektar. Namun setelah masuknya penjajah Jepang, perkebunan kelapa sawit menjadi tidak terawat dan kondisi ini terus berlanjut hingga tahun 1957 (Direktoral Jenderal Perkebunan dalam JPPP 2007).

Awal tahun 1980-an, perkebunan kelapa sawit berkembang cukup pesat melalui proyek Perusahaan Inti Rakyat Perkebunan (PIR-Bun). Pada awalnya, perkebunan ini hanya diusahakan oleh perkebunan besar dan terpusat di Sumatera bagian utara dan sedikit di bagian selatan. Tahun 1980, areal perkebunan kelapa sawit Indonesia tercatat 290 ribu hektar lalu meningkat hingga 1,127 juta hektar pada tahun 1990 dan mencapai 4,158 juta hektar di tahun 2000 (Direktoral Jenderal Perkebunan dalam JPPP 2007). Perkebunan itu terus meluas dan secara nasional areal perkebunan kelapa sawit tumbuh dengan rata-rata 12.30% per tahunnya selama 27 tahun terakhir. Hal ini beriringan dengan peningkatan produksi minyak sawit di Indonesia yang juga meningkat tajam dari 721 ribu ton di tahun 1980 hingga 2,40 juta ton pada tahun 1990. Sejak itulah industri kelapa sawit merupakan salah satu industri pertanian yang strategis. Read more

SEKILAS TENTANG KEBAKARAN HUTAN

Kemen LHK 300x188 SEKILAS TENTANG KEBAKARAN HUTANKebakaran tak terkendali di hutan dan ladang. (Foto: Kemen LHK)

Di masa lalu membakar hutan merupakan suatu metode praktis untuk membuka lahan. Awalnya, pembakaran hutan banyak dipraktekan oleh para peladang tradisional atau peladang berpindah, namun karena biaya yang murah, praktik membakar hutan banyak diadopsi oleh perusahaan-perusahaan kehutanan dan perkebunan.

Di lingkup ilmu kehutanan sendiri ada sedikit perbedaan antara istilah kebakaran hutan dan pembakaran hutan. Pembakaran identik dengan kejadian yang disengaja pada satu lokasi dan luasan yang telah ditentukan. Kegiatan ini berguna untuk membuka lahan, meremajakan hutan atau mengendalikan hama. Sedangkan kebakaran hutan lebih pada kejadian yang tidak disengaja dan tak terkendali. Pada praktiknya, proses pembakaran bisa menjadi tidak terkendali dan memicu kebakaran. Read more