Mahasiswa dari 145 PT Hadiri Studium Generale Pimnas Ke-29

IMG 1645 resized 300x225 Mahasiswa dari 145 PT Hadiri Studium Generale Pimnas Ke 29Mahasiswa peserta Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-29 dari 145 perguruan tinggi di Indonesia mengikuti Studium Generale “Inovasi Kreativitas dan Entrepreneurship Menuju Indonesia Maju”, Senin (8/8) di Graha Widya Wisuda, Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) Darmaga. Kegiatan yang merupakan salah satu dari rangkaian Pimnas ke-29 ini menghadirkan Owner CT Group, Dr. (HC) Chairul Tanjung atau lebih dikenal dengan panggilan CT. CT bangga para peserta Pimnas ke-29 telah datang dan berpartisipasi dalam acara Pimnas ke-29 ini. CT bahagia dapat bertemu para champion yang akan melakukan perubahan untuk Bangsa Indonesia.
“Kita percaya bahwa Indonesia akan maju apabila kita mampu membuat sebuah terobosan berupa inovasi, kreativitas dan entrepreneurship. Terobosan tersebut membuat kita melompat menuju keadaan yang jauh lebih baik di kemudian hari,” ujar CT. Lebih jauh CT meyakini, peserta Pimnas ke-29 telah membuat gagasan yang dapat dikembangkan agar Bangsa Indonesia menjadi maju.

Read more

IPB Kembali Wisuda 800 Lulusan: Siap Bangun Bangsa

Wisuda 1 300x169 IPB Kembali Wisuda 800 Lulusan: Siap Bangun BangsaInstitut Pertanian Bogor (IPB) kembali mempersembahkan lulusannya sebagai sumberdaya manusia yang berkualitas dan siap membangun sektor pertanian dalam arti luas, dalam sidang terbuka dengan acara tunggal Wisuda dan Penyerahan Ijazah Tahap VII Tahun Akademik 2015/2016, Rabu (27/7), di Graha Widya Wisuda (GWW) kampus IPB Darmaga Bogor. IPB menyerahkan ijazah kepada 800 orang lulusan, yang terdiri dari 39 lulusan bergelar Doktor, 291 lulusan bergelar Magister Sains, 38 lulusan bergelar Magister Manajemen, 8 lulusan bergelar Magister Profesional, 57 lulusan bergelar Profesi Dokter Hewan, dan 367 lulusan bergelar Sarjana. Lulusan sarjana yang diwisuda pada tahap ini berasal dari seluruh fakultas di lingkungan IPB.

Read more

Guru Besar IPB: Teknologi Penginderaan Percepat Inventarisasi Hutan

Prof Nengah 225x300 Guru Besar IPB: Teknologi Penginderaan Percepat Inventarisasi HutanSejak peluncuran satelit ERTS-1 atau Landsat 1 tahun 1972, teknologi penginderaan jauh satelit untuk sumberdaya alam terus berkembang sangat cepat. Saat ini telah bermunculan berbagai citra satelit dengan berbagai lompatan teknologi, yang mencakup peningkatan kemampuan mendeteksi dan mengidentifikasi dalam bentuk peningkatan resolusi.
Selama empat dasawarsa terakhir, resolusi spasial citra multispektral sudah mengalami lompatan yang cukup fantastis yaitu sekitar 800 kali. Dari yang awalnya mampu mendeteksi obyek yang ukuran luasnya 80 m x 80 m (tutupan hutan atau ekosistem hutan) menjadi hanya 10 cm x 10 cm (dapat mendeteksi sampai tingkat cabang dan ranting pohon).
Demikian pula untuk citra pankromatik, sudah mencapai 150 kali yaitu dari semula 15 m x 15 m (terdeteksi sekumpulan pohon) menjadi 10 cm x 10 cm (mendeteksi cabang/ranting) dan untuk sensor global meningkat sebanyak 4.4 kali. Ini artinya potensi citra digital dengan lompatan radiometrik akan memberikan variasi informasi yang semakin meningkat.

Read more

Halal Bil Halal di Lingkungan IPB

Foto HBH 300x169 Halal Bil Halal di Lingkungan IPBRektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof.Dr. Herry Suhardiyanto menyampaikan permohonan maaf kepada segenap warga IPB dalam acara Halal Bil Halal IPB Perayaan Idul Fitri 1437 H, Rabu (13/7). Acara yang digelar di Graha Widya Wisuda Kampus IPB Darmaga Bogor ini mengangkat tema “Rekatkan Hati Menuju Harmoni”.
Dalam sambutannya rektor mengatakan, bulan Ramadan merupakan bulan penuh nilai kesholihan juga nilai-nilai sosial. “Alhamdulillah setiap bulan Ramadan,  IPB rutin melakukan santunan kepada anak yatim dan dhuafa di 17 desa lingkar kampus, dan kepada para anak yatim dari warga IPB,” ujarnya.

Read more

Satelit LAPAN-A3/LAPAN-IPB Diluncurkan di India

Satelit LAPAN 200x300 Satelit LAPAN A3/LAPAN IPB Diluncurkan di IndiaSetelah mengalami penundaan selama 12 hari, akhirnya pada hari Rabu (22/6), generasi terbaru satelit eksperimen LAPAN-A3/LAPAN-IPB diluncurkan dari Bandar Antariksa Sriharikota, India. Satelit LAPAN-A3/LAPAN-IPB ini diluncurkan menggunakan roket peluncur PSLV milik ISRO-India bersama-sama dengan 21 satelit lain yang berasal dari berbagai negara.
Satelit LAPAN-A3/LAPAN-IPB dikembangkan atas kerjasama LAPAN dan Institut Pertanian Bogor dalam rangka meningkatkan pengetahuan, keterampilan, perancangan dan pembangunan satelit oleh bangsa Indonesia agar  mampu menguasai teknologi keantariksaan, baik untuk tujuan eksperimental maupun operasional. LAPAN bertanggung jawab dalam desain, perancangan, produksi, pengujian, peluncuran, sampai penerimaan data satelit. IPB bertanggung jawab dalam pengembangan algoritma, pemanfaatan, dan aplikasi data satelit.
Menurut Kepala LAPAN, Thomas Djamaluddin, desain, perancangan, produksi, dan pengujian LAPAN-A3/LAPAN-IPB dilakukan oleh ahli Indonesia dengan fasilitas di Indonesia. Produksi satelit memakai fasilitas yang ada di LAPAN dan pengujian  dengan fasilitas Lembaga IImu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Read more