Deskripsi mata kuliah S2

Metodologi Penelitian (MNH 591) 3(2-3)
Ruang lingkup Metodologi Penelitian, konsep kebenaran dan kebenaran ilmiah, syarat-syarat kebenaran ilmiah dan metode penelitian ilmiah, klasifikasi penelitian ilmiah dan tahapan penelitian ilmiah, serta tata cara penulisan karya ilmiah menurut Pedoman Penulisan Karya Tulis Ilmiah IPB.
Dosen: Endang Suhendang, Didik Suharjito

Manajemen Hutan Lanjutan (MNH 511) 3(2-3)
Ruang lingkup dan struktur bangun Manajemen Hutan sebagai bidang ilmu, perkembangan paradigma, falsafah dan prinsip-prinsip (azas-azas) pengelolaan hutan klasik sampai mutakhir, serta penerapan metode kuantitatif dalam penetapan tujuan dan preskripsi pengelolaan hutan.
Dosen: Endang Suhendang, Herry Purnomo, M. Buce Saleh,
Teddy Rusolono

Kehutanan Internasional (MNH 501) 2(2-0)
Ruang lingkup kajian Kehutanan Internasional, perkembangan luas dan penyebaran hutan dunia, permsalahan global dalam pengelolaan hutan, konvensi, kerjasama dan organisasi dalam bidang kehutanan pada tingkat internasional.
Dosen: Endang Suhendang, Herry Punomo, E.G. Togu Manurung

Perencanaan Hutan Lanjutan (MNH 512) 3(2-3)
Ruang lingkup dan struktur bangun Perencanaan Hutan sebagai bidang ilmu, perkembangan prinsip, metode, dan teknik perencanaan hutan klasik sampai mutakhir, penerapan metode kuantitatif dan GIS dalam penetapan kebutuhan luas hutan, fungsi penggunaan hutan, pembentukan wilayah pengelolaan hutan, dan tujuan pengelolaan hutan pada tingkat kesatuan pengelolaan hutan.
Dosen: Endang Suhendang, I.Nengah Suratijaya, Herry Purnomo,
M. Buce Saleh

Biometrika Hutan (MNH 513) 3(2-3)
Ruang lingkup dan struktur bangun Biometrika Hutan sebagai bidang ilmu, penerapan metode kuantitatif (matematika & statistika) dalam mempelajari sifat-sifat dan potensi pohon, tegakan, dan ekosistem hutan serta permasalahan dalam bidang pengelolaan hutan.
Dosen: Teddy Rusolono, Budi Kuncahyo, Muhdin, Tatang Tiryana

SIG untuk Pengelolaan SDH (MNH 611) 3(2-3)
Mata kuliah Sistem Informasi Geografis untuk Pengelolaan Tegakan ini merupakan mata kuliah yang diperlukan bagi mahasiswa pasca sarjana, baik strata 2 maupun strata 3 khususnya yang mempunyai minat mempelajari tehnik-tehnik pemecahan masalah-masalah spasial yang terkait dengan pengelolaan tegakan hutan dan sumberdaya alam lainnya. Mata kuliah ini menjelaskan tentang perkembangan dan aplikasi teknologi sistem informasi geografis di bidang kehutanan khususnya yang terkait dengan analisis spasial.
Dosen: I Nengah Surati Jaya, M. Buce Saleh, Nining Puspaningsih

Penilaian Ekosistem Hutan (MNH 521) 3(2-3)
Ekosistem hutan sebagai suatu kesatuan komponen abiotik dan biotik (flora & fauna), serta masyarakat saling berinteraksi membentuk keseimbangan dinamis (integritas, stabilitas, resiliensi). Etika konservasi akan melandasi persepsi (nilai) dan relasi yang harmonis dengan alam lingkungannya. Pengelolaan hutan lestari berbasis ekosistem untuk mencapai ecological sustainability, economic profitability, social acceptability. Penilaian dengan pendekatan sistem (model interaksi abiotik flora dan fauna dengan model sosial ekonomi) untuk mendapatkan status/ukuran ekosistem hutan (ekologis dan ekonomis). Konsep-konsep dinamika populasi untuk tegakan, satwa dan proses ekologis sebagai penilaian ekosistem yang dipadukan dengan metode kuantifikasi ekonomi, untuk perumusan kebijakan, strategi ataupun keputusan optimasi pengelolaan hutan lestari.
Dosen: Dudung Darusman, Bahruni

Kebijakan Pengelolaan Sumberdaya Alam (MNH 522) 3 (3-0)
Mempelajari karakteristik sumberdaya alam dan lingkungannya yang secara inherent menyebabkan terjadinya interdependensi antar kelompok masyarakat. Hubungan antara karakteristik tersebut dengan masalah-masalah pengelolaan sumberdaya alam dipelajari melalui struktur insentif yang terwujud dari berjalannya kebijakan. Memperdalam arti dan ruang lingkup kebijakan sebagai ilmu, perumusan masalah kebijakan, serta penelitian kebijakan yang khas. Menelaah masalah kebijakan pengelolaan sumberdaya alam nasional dan mancanegara, serta merancang metodologi dalam melakukan analisis kebijakan.
Dosen: Hariadi Kartodihardjo, Sudarsono Soedomo

Politik Kehutanan (MNH 621) 3(3-0)
Penyelenggaraan kehutanan tidak terlepas dari berbagai kepentingan dan kekuasan yang sedang berjalan. Alokasi sumberdaya hutan sebagai barang publik ditentukan oleh berbagai bentuk transaksi baik melalui peraturan-perundangan maupun jaringan kekuasaan yang terbentuk di dalam dan di luar sistem pemerintahan. Desentralisasi, kinerja birokrasi, dan sistem pemerintahan menentukan efisiensi, keadilan dan keberlanjutan pengelolaan sumberdaya hutan.
Dosen: Hariadi Kartodihardjo, Sudarsono Soedomo,
Dodik R. Nurochmat

Etnoforestri (MNH 523) 3 (3-0)
Dalam mata kuliah ini dibahas konsep dan teori interaksi masyarakat dan SDH: aliran energi, materi, dan informasi; nilai dan manfaat SDH; pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan; pengaturan hak-hak penguasaan dan akses atas SDH; distribusi hak dan akses dalam struktur dan kultur masyarakat pedesaan Indonesia; pengorganisasian komunitas untuk mengelola dan memanfaatkan SDH; dan analisis intervensi ekonomi dan politik, dan konsekuensinya terhadap perubahan lingkungan.
Dosen: Didik Suharjito, Handian Purwawangsa

Pengelolaan Hutan Rakyat Lanjutan (MNH 524) 3(3-0)
Mata kuliah ini menjelaskan konsep-konsep ekonomi, sosial dan politik dalam pengelolaan hutan rakyat. Fenomena usaha hutan rakyat dalam masyarakat pedesaan yang mencakup aspek sosial dan ekonomi rumahtangga, ekonomi pedesaan; distribusi hutan rakyat; industri dan pemasaran hasil hutan rakyat serta peraturan perundangan yang terkait dalam pengelolaan hutan rakyat.
Dosen: Hardjanto, Leti Sundawati

Pemanenan Hasil Hutan Lanjutan (MNH 531) 3(3-0)
Setelah Perkuliahan ini, mahasiswa memahami dan mampu menjelaskan, menganalisis dan mensintesa aspek pemanenan hutan meliputi perencanaan, pemanenan, pembukaan wilayah hutan, teknik RIL (Reduced Impact Logging), rantai logistik pemanenan, pengelolaan hasil hutan bukan kayu, keselamatan dan kesehatan kerja, optimasi pembagian batang dan pengendalian dampak-dampak pemadatan tanah hutan
Dosen : Elias, Juang Rata Matangaran, Gunawan Santosa,
Ahmad Budiaman, Efi Yuliati Yovi, Ujang Suwarna

Eko-Hidrologi (MNH 541) 3(2-3)
Konsep ekohidrology, prinsip-prinsip ekohidrology: kuantifikasi siklus hidrologi sebagai fungsi dari proses terpadu hidrologi-biologi dalam sebuah basin (daerah tangkapan air), rekayasa integrasi proses-proses dalam sebuah basin untuk meningkatkan daya dukung dan fungsi- fungsi ekosistem, pengaturan proses-proses hidrologi-ekologi berdasarkan pendekatan sistem terpadu. Vegetasi dan Kekurangan air: pola pertumbuhan di hutan hujan tropika dan hutan semi arid dalam kaitannya dengan ketersediaan air, pengaruhnya terhadap aliran air, dan aliran karbon dioxida. Dinamika kadar air tanah: hubungan aliran air di dalam zona tidak tidak jenuh-zona jenuh air dengan sistem pertumbuhan tanaman hutan. Distribusi ruang dan waktu ketersediaan air. Rumus dasar dan pemodelan: keseimbangan air dalam hubungannya dengan keberadaan vegetasi hutan.
Dosen: Hendrayanto, Upik Rosalina, Nana M. Arifjaya